OOP vs MVC

Keeping sharing simple...

Assalamualaikum wr. wb.
Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan perbedaan antara OOP (Object Oriented Programming) dengan MVC (Model-View-Controller). Awalnya memang terlihat sama, namun sebenarnya sangatlah berbeda jauh. Lalu apa bedanya?

OOP adalah sebuah jenis pemrograman yang menganggap segala sesuatu sebagai obyek. Obyek dibuat dari sebuah class. Dan class-class tersebut berisikan variabel, function, method, maupun obyek dari kelas lain. OOP juga memiliki┬árelasi antar class-class seperti “generalisasi”, “asosiasi”, “agregasi”, dll.

Semisal saya membuat sebuah aplikasi sistem manusia. Saya mulai dari bagian terkecilnya adalah class jari. Class jari memiliki variabrel katakanlah panjang jari. Saya juga memiliki sebuah class telapak tangan yang isinya ada variable lebar telapak tangan dan juga obyek jari dari class yang ada. Dan begitu seterusnya hingga terbentuklah sistem informasi utuh manusia.

Kira2 ada berapa class yang dibuat dari sistem tersebut??? Mungkin dapat > 30 class. Dalam class-class tersebut akan ada method-method serta function-function. Jika ada masalah pada suatu method, katakanlah “mengambil”, anda akan sangat kebingungan dalam maintenance. Apalagi jika kalian bekerja sebagai teamwork. Nah, disinilah MVC berperan.

MVC adalah sebuah sebuah pola pengorganisasian yang digolongkan menjadi 3 jenis yaitu Model, View, dan Controller. Model adalah class yang berisikan tempat penyimpanan data serta berhubungan langsung dengan database. View adalah class yang berisikan “apa yang dilihat user”, atau yang biasa dibilang Graphical User Interface (GUI). Nah, Controller adalah class yang menjadi penghubung antara Model dan View. Bingung ya? Saya awalnya juga bingung. Tapi saya akan coba ungkapkan bagaimana saya bisa paham hehehe.

Contoh aplikasi Facebook (FB), saya ambil contoh kecilnya yaitu dalam hal login. Pertama membuka FB, yang anda lihat adalah sebuah class dengan kategori “view”. Setelah itu anda memasukkan email┬ádan password, yang dikirim ke class dengan kategori “controller” dan di proses disana. Ketika membutuhkan koneksi dengan database, data akan dikirim ke class dengan kategori “model” dan dikembalikan ke class dengan kategori “controller” lagi untuk diproses kembali. Setelah proses di class dengan kategori “controller” selesai, jika ada yang ingin ditampilkan maka akan dikirim lagi ke class dengan kategori “view”.

Untuk lebih jelasnya mengenai MVC, mungkin bisa dilihat dari video berikut

Sekian dari saya untuk kesempatan kali ini, semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wr. wb.

Keeping sharing simple...

Tinggalkan Balasan

Simple Share ButtonsKeeping sharing simple...
Simple Share Buttons