Bug, Improvement, dan New Feature. Mana yang lebih penting?

Keeping sharing simple...

Hai.. Udah lama nggak posting nih. Sekarang saya mau share sedikit pengetahuan dan pengalaman saya mengenai software development. Dalam pengembangan sebuah software atau aplikasi, tidaklah asing dengan kata “bug, improvement, dan new feature”. Bagi yang masih asing dengan kata-kata tersebut, nanti bakal saya jelaskan juga kok makanan apa itu semua hahaha

Udah ndak usah basa-basi lagi. Kita mulai dari pengertian awal dulu ya. Jadi bug, improvement, dan fitur baru itu bisa dikelompokkan jadi 2: yang sudah ada; yang belum ada. Analoginya seperti “Telor dan Ayam duluan mana?”. Bug dan Improvement itu akan muncul setelah fitur itu ada. Sedangkan New Fitur itu kondisinya belum ada dan masih sekedar rencana belaka

Lalu apa itu bug? Bug adalah suatu kondisi dimana fitur tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Semisal ada fitur login, tetapi tidak bisa dibuat login. Atau fitur penjumlahan kalkulator, tapi malah hasilnya perkalian. Disini ada ketidaksesuaian antara “yang diinginkan” dan “yang dihasilkan”. Itulah bug

Kalau improvement? Improvement itu bagaimana fitur diperbagus lagi, dari sisi keamanan, kecepatan, maupun kenyamanan (tampilan). Contoh yang sama pada fitur login, untuk TextBox Password di-masking agar saat memasukkan password tidak terlihat. Atau proses login yang awalnya 2 detik bisa dibuat hingga 200 milidetik

Terkadang memang susah untuk membedakan antara improvement dan fitur baru. Dan itu juga dapat berbeda dalam sudut pandang setiap orang. Sebagai contoh fitur login lagi, ada penambahan captcha sebelum dapat melakukan login. Jika sudut pandang “captcha termasuk serangkaian proses login”, maka hal itu dapat disebut sebagai improvement. Namun jika sudut pandang “captcha suatu hal yang terpisah dari proses login”, maka hal itu dapat disebut sebagai fitur baru. Kalau menurut saya pribadi sih termasuk improvement karena sifat wajibnya untuk dapat melakukan login

Saya anggap sudah paham akan ketiga pengertian diatas. Sekarang lajut pada bagian “Mana yang harus didahulukan?”. Bug merupakan penyakit dari sebuah software. Dan sebuah penyakit tidak boleh dibiarkan terlalu lama, harus segera ditangani. Dan sudah pasti jawabannya adalah “hilangkan bug terlebih dulu!!!”. Ketika masih ada bug namun lebih fokus pada pembuatan fitur baru, yang terjadi akan lebih banyak bug yang menumpuk dari fitur baru dan fitur baru lagi dan fitur baru lagi.

Next, Improvement atau New Feature? Ini sih pilihan yang sangat sulit sekali. Apalagi jika developer vs perusahaan. Developer akan lebih memilih improvement dibandingkan fitur baru. Tapi perusahaan ingin menambah fitur baru untuk menambah pemasukan mereka. Yaaa untuk hal ini dibutuhkan sikap dewasa pada semua pihak. Harus ditimbang terlebih dahulu bobotnya untuk menentukan prioritasnya. Jika memang improvement tidak begitu diperlukan, ada baiknya untuk membuat fitur baru. Namun jika improvemnt perlu dilakukan segera demi keamanan, dari pihak perusahaan juga harus memahami.

Yaaah, mungkin sekian curhatan saya kali ini. Semoga dapat bermanfaat ^_^

Keeping sharing simple...

Tinggalkan Balasan

Simple Share ButtonsKeeping sharing simple...
Simple Share Buttons